Rabu, 07 Desember 2016

The Quenn Of Crime: Agatha Christie



Kali ini saya akan mencoba membedah sosok Agatha Christie yang novel-novel misterinya sebagian besar saya suka (gak semua juga sih... karena ada beberapa yang menurut saya membosankan)...

Wanita ini lahir pada 15 September 1890 dan meninggal pada 12 Januari 1976 (usia hidupnya 89 tahun) terkenal sebagai penulis novel misteri. Buku yang diterbitkan mencapai lebih dari 80 buku. Coba bayangin royaltinya berapa kerena dah diterjemahin ke berbagai bahasa plus dah cetak ulang berkali-kali (enaknya yg jadi ahli warisnya... haha).

Saya pada dasarnya memang suka dengan cerita-cerita misteri, tapi jika cerita misteri tidak diolah dengan baik, maka yang terjadi adalah cerita yang membosankan. Agatha Christie bisa mengolah novelnya menjadi sesuatu yang menegangkan dan membuat penasaran, ini yang membuat roh novel-novelnya sangat menarik.

Selama hidupnya, Agatha Christie menikah sebanyak 2 kali. Pernikahan pertamanya dengan seorang pilot tidak bahagia karena sang suami berselingkuh, ini mungkin yang melatari banyak cerita-cerita agatha christie yang bertema perselingkuhan. Pada pernikahan pertama ini beliau dikarunia satu orang anak. Padahal saya kira beliau tidak memiliki anak dikarenakan banyaknya setting cerita yang tokoh-tokohnya tidak memiliki anak... (haha ternyata hanya analisis tak berdasar)...

Pernikahan kedua Agatha Christie terjadi 2 tahun setelah menjanda dengan seorang arkeolog yang menuntunnya untuk berpergian ke timur tengah sehingga ada pula novel yang bersetting timur tengah seperti "Pembunuhan di Sungai Nil".

Agatha Christie juga pernah bekerja sebagai apoteker. Inilah kenapa beliau menguasai teknik pembunuhan dengan cara diracun (halo sianida...)

Kabarnya juga, semasa kehidupan rumah tangga di pernikahan pertamanya berada pada ambang kegagalan, Agatha Christie sempat menghilang selama 11 hari... dan ternyata beliau memginap di sebuah hotel dengan menggunakan nama berbeda. Banyak yang berspekulasi bahwa kelakuannya tersebut dikarenakan ingin menaikkan publisitas novel-novelnya pada masa itu, namun beliau mengaku bahwa beliau mengalami amnesia disebabkan tekanan kehidupan...

Dalam novel misteri, Agatha Christie menciptakan sosok pemecah masalah seperti Mr Poirot dan Miss Marple... Meski banyak pula novel yang tokohnya independen

Saya lebih sering membaca yang penokohannya Poirot, yang Miss Marple saya sedikit baca dan tidak begitu berkesan. Sementara Poirot saya menilai karakternya lebih hidup dengan gambaran angkuh tapi membuat gemas.

Beberapa buku agatha Christie yang membuat saya berkesan antara lain:


  1. Kenangan Kematian - Sparkling Cyanide
  2. Hotel Majestic
  3. Buku Harian Josephine
  4. And There were none - Lalu semuanya Lenyap
Banyak buku-buku agatha lain yang saya baca... cuma agak-agak lupa ceritanya..

Agatha Christie mengumpulkan banyak penghargaan, diantara adalah  dari Guinness Book of world Record sebagai "Best writting" dan dari UNESCO sebagai novel yang paling banyak diterjemahkan ke berbagai bahasa (sekitar 55 bahasa).
Hebat ya... 



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar