Senin, 02 Januari 2017

Resensi Novel: Size 14 is not Fat Eather dan Big Boned by Meg Cabot

Saya akan menyatukan aja resensi 2 novel lanjutan Heather Wells series biar gak panjang-panjang.

Sebelumnya seperti saya tulis di postingan ini, saya bener-bener jatuh cinta dengan novel pertama Hether Wells series. Jadi saya benar-benar hunting buku seri ke 2 dan ke 3. Karena sudah terbitan agak lama pada tahun 2011-2012, agak susah nyarinya... tapi apa sih yang gak bisa di dapet di jaman online ini (haha... thanks Tokopedia- memang apa aja ada ya disana... hhehe).

Nah saya mulai review Heather wells seriesnya:

Size 14 is not Fat Eather - Ukuran 14 pun tidak Gemuk #Heather Wells 2


Dalam series ini, Heather  dihadapkan pada masalah pembunuhan lagi yang kini lebih sadis. Ada kepala di temukan di dalam panci di cafetaria pemondokan!!! mengerikan!!!

Cooper si pemilik rumah yang ditumpangi Heather sudah mewanti-wanti agar heather tidak ikut campur, karena sudah merupakan pembunuhan yang sadis. Tapi si Heather kayanya emang punya naluri kepo tingkat tinggi dan gak bisa cuma diem doang dengan kasus yang ada. Tapi yang bikin senyam-senyum sendiri, meski geregetan dengan kekepoan Heather, Cooper tetep mau-mau aja nemenin nyelidikin... (kepedulian Cooper memang tingkat tinggi...)

Sementara itu Ayahnya Heather yang narapidana keluar dari penjara dan mencari tumpangan tinggal. Ada rasa terharu saat Heather yang sudah hampir 20 tahun gak liat Ayahnya tiba-tiba berhadapan, digambarkan ayahnya yang kurus... sediiih bacanya... 

Suka setting pada musim dingin dalam cerita ini, dan masih suka dengan ke cool-an si Cooper. 
Seri ke-2 ini cukup manis bagi saya, tapi geregetan juga sama Cooper yang cool tapi gak mau ngaku suka sama Heather, bahkan Heather ditolak dengan bilang, "Aku gak mau jadi pacar pelarian kamu..." oh nooo... 

Setelah baca buku pertama dan kedua seri Heather ini bikin saya gimana ya... terbawa arus gitu deh... kaya tokoh-tokoh itu main-main di dimajinasi saya... 

Big Boned- Bertulang Besar #Heather Wells 3 



Kali ini ceritanya adalah yang terbunuh bosnya si Heather-Owen, tertembak di kepala di ruangan kerjanya. Owen merupakan bos yang tidak disukai oleh Heather dan pegawai-pegawai yang lain.

Di seri ini juga akibat ditolak Cooper, Heather mau jadi pacarnya profesor Matematika yang vegetarian. Bayangkan Heather yang suka makan harus pacaran dengan vegetarian.

Nah karena Heather punya pacar ini, Cooper jadi cemburu dan baru yakin bahwa sebenarnya udah jatuh cinta dengan Heather.

Nah di buku yang ketiga ini, saya illfeel... jelek banget ceritanya, jelek pula terjemahannya... Pliz deh masa kalimat "Miss" diterjemahin jadi "Neng" mengganggu banget deh...

Dan cara jadian Heather-Cooper gak banget deh... 





Tidak ada komentar:

Poskan Komentar