Minggu, 22 Januari 2017

Resensi Novel: Bridgerton Family by Julia Quinn (Part 1)






Keluarga Bridgerton ini bikin "hang over" banget... hebat banget Julia Quinn menghidupkan karakter-karakter yang bikin "baper" banget...

Efeknya dasyat banget di saya, gak bisa berenti ngebacanya dan masuk ke dalam novel-novelnya... serius deh, saya bagaikan gadis ABG yang memerankan tokoh wanita yang dikejar cowo-cowo ganteng Bridgerton (haha....)


Saya sebenernya pertama ngebaca tuh yang cerita Eloise, anak ke-5 Bridgertone dengan novelnya yang berjudul "To Sir Philip With Love". Dan saya udah bacanya tahun 2011, saat itu memang sepertinya saya suka banget bacanya, tapi gak tau kenapa gak penasaran sama cerita keluarga Bridgerton lainnya. Maka tiba-tiba saya teringat lagi, dan baca-baca sinopsis novel-novel Julia Quinn lainnya... dan saya langsung penasaran.... Jadi ini beberapa novel yang sudah saya baca...


The Viscount Who Love Me




Menceritakan anak pertama keluarga Bridgerton, Anthony-yang dicap sebagai seorang playboy ulung. Di usianya yang ke-28 tahun, Anthony memutuskan untuk segera mencari istri. Bukan untuk mencari istri yang dicintai, tetapi hanya seorang istri yang cukup baik dan bisa menjadi ibu yang baik, tanpa harus ia cintai... (haha aneeh bener pemikirannya)...

Maka pada masa perburuan jodoh terdapat seorang wanita yang menurut desas-desus adalah yang tercantik, bernama Edwina Sheffield. Namun Edwina membuat persyaratan bahwa laki-laki yang akan dia nikahi adalah yang direstui kakaknya, Kate Sheffield.


Kate Sheffield, wanita biasa saja, yang sudah berusia 21 tahun dan belum menikah (dianggap sudah perawan tua) menginginkan adiknya mendapat laki-laki yang baik dan tentu saja kaya (karena mereka berada dalam ambang kebangkrutan).


Oleh karena itu Anthony harus menaklukan Kate terlebih dulu... tapi siapa sangka justru Anthony terbayang-bayang Kate yang sesungguhnya tukang mengatur, dan ingin tahu urusan orang.


Saya sangat suka dengan karakter Anthony yang angkuh tapi penuh tanggung jawab ke keluarganya....


Saya terenyuh bagaimana peristiwa-peristiwa traumatis masa lalu dapat membentuk kepribadian seseorang. Anthony, sebagai anak pertama tentu tidak ingin terlihat lemah, tapi pada kenyataannya meninggalnya sang ayah membuat ia sangat rapuh, dan menjadi sangat takut pada lebah... bahkan mempunyai firasat hidupnya tidak akan melebihi usia ayahnya yang 38 tahun...

Saya kasih bintang 4 dari 5 untuk cerita Bridgeston ini.

An Offer From Gentleman




Dalam novel ini diceritakan anak ke-2 Bridgerton, Bennedick. Saya tidak begitu suka dengan cerita novel ini karena yaaah seperti cinderella Story... or... lebih cocok seperti sinetron Indonesia... haha..


Dikisahkan Sophie Beckett merupakan anak haram seorang Earl. Ibunya meninggal dan ia diasuh oleh ayahnya yang tidak mengakuinya (hanya dianggap anak perwalian saja). Hidupnya baik-baik saja ketika diasuh sang Earl meski tanpa kasih sayang, hingga sang Earl menikah lagi dan memiliki 2 saudara tiri... Dan begitulah ceritanya seperti cinderella... sang earl meninggal, dan sophie diperlakukan seperti "babu" oleh ibu tirinya... 


Hingga pada suatu waktu, ia bisa menghadiri sebuah pesta topeng dan bertemu dengan Bennedick.... 


Bennedick jatuh cinta dengan wanita bertopeng itu (dan hingga lama.. dan lama gak tau siapa wanita itu)... dan 3 tahun kemudian takdir memang menyenangkan kalo di novel untuk mempertemukan Sophie kembali dengan Bennedick. 


Begitulah... begitulah... si Mr Bridgerton naksir Sophie yang sekarang berprofesi jadi pelayan (setelah kabur dari rumah ibu tirinya).... dan konflik-konflik menyatukan cinta mereka membuat cerita bergulir berlembar-lembar.... 


Di Novel ini karakter Bennedick gak menonjol, dan saya gak terlalu terhanyut dengan ceritanya... Si Sophie juga hidupnya menyedihkan amat... saya gak suka...


Saya kasih nilai 2 bintang dari 5 bintang untuk novel ini...


Romancing Mister Bridgerton




Nah yang ini yang saya suka banget. Berkisah seputar kehidupan anak ke-3 Bridgerton, Collin yang terkenal dapat menaklukkan banyak wanita hanya dengan senyumnya... Collin digambarkan sebagai pria ramah dan humoris.

Sang tokoh utamanya Penelope Featherington, adalah wanita berusia 28 tahun (sudah dianggap perawan tua) merupakan sahabat dari adiknya Collin, Elois-yang masih belum menikah juga, perbedaannya Elois sudah 6 kali menolak lamaran, sementara Penelope tidak ada sama sekali yang melamar. 


Penelope memang sudah memendam rasa dengan lelaki Bridgerton nomor 3 sejak kecil... tapi nasibnya sebagai wanita yang dianggap tidak terlalu menarik membuatnya terabaikkan. bahkan ibunya pun sudah menyerah dan menganggap penelope tidak akan menikah...


Namun entah karena Penelope yang berubah atau collin yang lebih dewasa, tiba-tiba pesona Penelope terlihat jelas dimata collin... kecerdasan, kejenakanaan, dan kecantikkannya membuat collin yang digambarkan punya senyum mempesona jatuh cinta padanya... 

Seri Bridgerton yang ke-4 ini menurut saya bagus dan punya pesan yang sangat banyak... suka dengan gimana collin sangat melindungi penelope setelah sebuah rahasia yang bisa menjadi skandal buat penelope terungkap... suka dengan penelope dan collin yang saling mendukung untuk mengasah bakat dan potensi terpendamnya (manis sekali...)

Dan lagi jangan lupa bahwa misteri terbongkarnya identitas kolumnis gosip terkemuka Lady Whistledown makin membuat cerita novel ini hidup banget...



Saya kasih nilai 5 dari 5 untuk novel ini... Bikin Hangover paraah... (ngelebihin yang kisah Anthony)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar